Cara Merawat Perak Batangan

Perak Batangan

Perak batangan merupakan salah satu cara terbaik untuk berinvestasi dalam logam mulia. Secara umum, setiap perak batangan memiliki cap yang bertuliskan keterangan berat dan kemurnian batangan tersebut. Perak batangan tersedia dalam beberapa berat, seperti :

  • 1 ons
  • 10 ons
  • 100 ons

Sangatlah penting untuk merawat dan menjaga perak batangan. Maka aturan pertama penyimpanan perak batangan, adalah dengan menyimpannya di dalam tempat yang kedap udara, guna mencegah terjadi oksidasi yang menyebabkan timbulnya noda pada batangan perak. Namun apabila perak batangan tersebut telah kotor, ada 2 opsi yang dapat kita lakukan :

  1. Membawanya ke tukang perhiasan untuk dibersihkan
  2. Membersihkannya sendiri

Untuk opsi ke-2, ada beberapa cara untuk kita melakukannya, salah satu opsi adalah menggunakan campuran Asam Muratic. Tetapi penggunaan ini harus dengan hati-hati, saat mencampurkannya dengan air, dan juga jangan menghirup uap yang timbul. Cara yang lebih aman adalah dengan menggunakan baking soda (soda kue). Berikut langkah-langkahnya

  1. Siapkan sebuah mangkuk plastik untuk tempat menungkan cairan pembersih di meja.
  2. Lalu letakkan aluminium foil di dasar mangkuk tersebut agar tercipta reaksi kimia yang tidak berbahaya saat bahan-bahan lain dimasukkan ke dalam mangkok
  3. Masukkan 2 gelas air mendidih ke dalam mangkuk
  4. Tambahkan 1 sendok makan garam dan 1 sendok makan soda kue ke dalam air hangat tersebut.
  5. Terakhir, masukkan perak batangan murni ke dalam mangkuk, dan tinggalkan di sana selama 20 menit. Saat keluar, seluruh noda akan sudah terlepas dari perak batangan tersebut.

Jenis Investasi Perak Fisik

perak murni

Seperti kita ketahui perak telah menjadi alternatif investasi selain emas yang semakin mahal saat ini. Ada beberapa jenis investasi perak fisik yang dapat menjadi pilihan.

Perak Granule Antam

Perak Granule Antam

Perak Jenis ini dapat diperoleh dari Antam. Lebih banyak digunakan dalam kebutuhan industri. Jenis perak ini tidak dibeli balik oleh Antam, namun akan dibeli kembali oleh Produsen / Pengrajin perak.

Plus :

  • Bentuk paling sesuai untuk dilebur lalu dibuat kerajinan (konsumen khusus pengrajin perak).
  • Harga (relatif) lebih murah daripada mint bar/bullion atau art bar.
  • Bisa dibagi-bagi menjadi jumlah kecil (dengan timbangan perak tentunya).

Minus :

  • Bila membeli di antam harus dalam jumlah besar.
  • Bila kusam karena oksidasi susah bersihinnya.
  • Mudah dipalsukan terutama bila beli diluar antam atau perusahaan trading, karena bentuk dan cetakannya tidak standar, misal luarnya perak tapi dalamnya tembaga dll..

HMV Silver Bullion

Perak HMV

Perak keluaran PT HMV Bullion dari perusahaan Batam. Dapat dijual kembali ke PT HMV. Dimana nantinya PT HMV akan melakukan penjualan ke PT Antam untuk hedgingnya. Tidak boleh hitam merupakan salah satu syarat penerimaan kembali PT HMV. Untuk daerah jakarta produk ini dapat diperoleh di http://antamgold.com , salah satu perusahaan trading untuk produk-produk minted bar bersertifikasi PT Antam.

Plus :

  • Harga per gram paling murah untuk perak minted bar lokal.
  • Mutu / keaslian terjamin, karena menggunakan sertifikat antam dan dikemas dengan sticker hologram.
  • Bentuk bullion lebih bagus dibanding perak lokal dengan sistem tuang (cast bar).

Minus :

  • Spread harga masih besar.
  • Sticker hologram harus utu dan disertai invoice asli.
  • Belum banyak pelaku jual beli HMV silver bullion.

Silver Import

Perak Import

Plus :

  • Berkualitas internasional, bisa dijual ke luar negeri.
  • Bisa dijadikan koleksi (art bar).
  • Ada beberapa yg rare sehingga harga lebih mahal dari perak sejenisnya.

Minus :

  • Harga per gram masih tinggi dibanding lokal (karena ada bea masuk dll)
  • Pernah terjadi pemalsuan, saran ane “Hanya beli dari penjual yg terpercaya”.
  • Harga jual dan beli tergantung kesepakatan antara penjual dan pembeli saja.

Silver Lokal (OLHO)

Perak Batangan Lokal

Plus :

  • Harga lebih murah dari minted bar, karena biaya cetak tidak ada, tinggal lebur lalu tuang.
  • Mudah ditemukan di sentra pengrajin perak, misal : Jogja, Bali dll..

Minus :

  • Rawan pemalsuan, bisa jadi luarnya perak tapi dalamnya tembaga dll..
  • Tidak ada bentuk dan berat yg standar, mau cetak satuan 1 kg tapi ada lebih dan kurangnya misal 975 gram atau 1020 gram.

Demikian pilihan aneka ragam jenis investasi perak fisik yang tersedia saat ini. Mohon saran dan masukannya jikalau ada kekurangan. :)

 

Perak Nikel

Nickel Silver

Perak nikel sering juga disebut sebagai perak jerman, argentann, paktong, perak baru, campuran nikel atau alpaca. Logam ini terdiri dari campuran tembaga, nikel dan seng. Formulasi umumnya terdiri dari 60% tembaga, 20% nikel dan 20% seng sehingga menghasilkan logam seperti perak. Apalagi setelah di elektro plating atau di krom warna perak , maka logam ini akan benar-benar terlihat perak sesungguhnya.

Kata perak nikel diambil karena campuran logam tanpa perak ini menghasilkan logam yang terlihat seperti perak.

Perak nikel ini awal nya sangat popular digunakan sebagai peralatan makan seperti piring, sendok, pisau, garpu dan sejenisnya. Bahkan hingga berkembang untuk kebutuhan resleting, kunci, perhiasan handmade, alat musik, jalur rel, hingga kebutuhan industri berat.

Namun perlu diingat bahwa tembaga umumnya berbahaya apabila digunakan untuk makanan dan minuman. Karena pada jangka lama dapat menyebabkan sirosis (hati) pada kesehatan manusia.

Untuk nama alpaca sendiri dinamakan oleh Berlin dan Ernst August Geitner yang telah menemukan campuran logam perak nikel.

Tentu saja akibat warnanya yang mendekati perak, maka logam ini juga digunakan untuk fraud / menipu dan menghasilkan koin logam perak dimana bahan dasarnya bukan lah perak.

Untuk mengetahui perbedaan perak dengan perak nikel kita dapat menggunakan larutan asam penguji, menggunting logam hingga dapat melihat logam di dalam nya. Perak asli akan tetap memiliki kualitas warna yang berbeda dengan perak nikel sebelum di elektro plating / diwarnai lapisan perak.